728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 29 Maret 2019

    Generasi Milenial Tak Boleh Golput, Tetap Dukung Jokowi- Makruf Amin





    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Forum Kebangsaan Jawa-Timur menggelar deklarasi dukungan terhadap  Ir H Joko Widodo (Jokowi)  dan Prof Dr. KH Makruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024,  yang dilakukan  pemuda lintas iman sebagai agen perdamaian dan  persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  diikuti sebanyak 550 generasi muda di Gedung Wanita Jl Kalibokor Selatan, Surabaya, Jum'at (29/3/2019).


    "Kami menyerukan kepada generasi milenial agar tidak golput dan tetap mendukung Ir H Joko Widodo  dan Prof Dr. KH Makruf Amin untuk Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024. Kami juga melawan segala bentuk hoax yang merusak sendi-sendi kerukunan antar umat beragama," kata Ketua Umum Forum Kebangsaan , Sumardi di sela-sela acara Deklarasi  di Surabaya, Jum'at (29/3/2019).

    Menurut Sumardi, di tengah-tengah suhu politik yang semakin memanas menjelang Pemilu 2019 , semakin mengusik perhatian Forum Kebangsaan Jawa- Timur  untuk menggalang kaum milenial lintas iman (agama) agar tidak ikut terhasut hoax (berita bohong) yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.


    Dijelaskannya, berita hoax makin sering bertebaran seiring dengan kian dekatnya pelaksanaan pemilu presiden. ”Kami menggandeng kaum milenial agar tidak semakin banyak masyarakat yang menjadi korban," ujar Sumardi didampingi Sekretaris Forum Kebangsaan Jawa-Timur Libertus.


    Kaum milenial dari berbagai latar belakang agama itu diajak untuk lebih kritis menghadapi gejala saling hasut lewat berbagai media sosial. Mereka juga diminta terjun ke masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk menunjukkan mana yang benar dan mana hoax.



    Mereka yang tergabung dalam FKJ itu bukan hanya memiliki perbedaan latar belakang agama. Kaum muda yang datang dari berbagai suku bangsa dan daerah seperti Batak, Flores hingga Madura itu sudah satu komitmen untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.


    FKJ yang didominasi kaum muda itu sendiri, kata Sumardi, sudah terbentuk hingga ke level bawah. Di Jatim, FKJ terbentuk di 6 zona kabupaten/kota. "Kiprah kami nantinya tidak akan berhenti hingga pelaksanaan pemilu saja. Tapi akan terus berlanjut," ujarnya.


    Mereka akan tetap saling berkoordinasi untuk membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi bangsa. Hingga saat ini, persoalan yang dianggap vital adalah kondisi perpecahan dan saling menjatuhkan antar kubu pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden lewat hoax di media sosial.


    Kelompok milenial sengaja diincar, karena menurut Sumardi yang juga Ketua Korwil Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) Jatim, masyakarat kelompok ini sangat labil. Mereka akan langsung bereaksi dengan tindakan saat mendengar informasi tertentu.


    Forum ini akan terjun di setiap persoalan yang berpotensi mengganggu semangat kebangsaan. Sementara Rakerda Forum Kebangsaan Jatim yang digelar selama dua hari di Surabaya ini diikuti oleh 120 perwakilan milenial dari seluruh kab/kota di Jawa Timur.

    Dalam rangka menciptakan kerukunan antar umat beragama, pemerintah mengeluarkan peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) No 8 dan 9 Tahun 2006 yang berisi tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama.

    Namun sepanjang pelaksanaannya, PBM tersebut, hingga saat ini belum menjawab permasalahan kerukunan umat beragama di Indonesia. Hal ini disebabkan dalam menjalankan tugasnya untuk memelihara kerukunan umat beragama, kepala daerah seringkali mendapatkan tantangan dari kelompok intoleran. (ded)


    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Generasi Milenial Tak Boleh Golput, Tetap Dukung Jokowi- Makruf Amin Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas