SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Paska Kongres Nasional yang ke-III, Kongres Advokat Indonesia di The Empire Palace Surabaya , tanggal 26 - 27 April 2019 lalu, digelar benar-benar mencerminkan sikap perhelatan demokrasi organisasi advokat yang secara nasional bercermin pada azas musyawarah mufakat tentang perubahan AD/ART & pemilihan Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) dilaksanakan oleh para Advokat KAI (Advokai) yang mempunyai kredibilitas dan moralitas yang tinggi dalam beroganisasi untuk tujuan membangun profesi advokat dalam Garis Besar Haluan Organisasi KAI (GBHO-KAI ) sebagai program kerja 5 (lima) tahun ke depan.
Hal ini ditindak lanjuti dengan kegiatan awal oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia ( KAI ) Jawa-Timur, Adv. Rizal Haliman SH MH CIL.
Guna mencapai tujuan dimaksud, kata Ketua DPD KAI Jatim , kita harus menjaga persatuan melalui silaturahmi dengan cara Memperingati Dirgahayu HUT Ke-XI sebagai tanda dimulai dan Kebangkitan Advokat KAI di bawah Pimpinan H Tjoetjoe Sandjaja Hernanto (TSH).
Momentum tepat diselenggarakan pada tanggal 30 Mei 2019 di Whyndham Hotel Surabaya.
Tanda mulai dan kebangkita ini, dari statement TSH yang menyatakan akan melakukan lompatan genetik yang pada awalnya organisasi dari sekelas cicak berubah jadi buaya.
Hal kebangkitan ini ditandai dengan banyaknya program pendidikan dan pengembangan SDM dalam bidang Profesi Advokat yang dipadukan dengan sistem digitalisasi guna mempermudah penerapan bantuan hukum sebagai sebagai sikap sosial, dengan cara memberikan bantuan hukum pada masyarakat pencari keadilan.
Organisasi advokat ini dapat disegani oleh para penegak hukum lain, sebagaimana salah satu pesan dari Alm. Adv. Adnan Buyung Nasution.
"Sejak hari kemarin, paska Kongres Nasional ke -3 di Surabaya, maka DPD KAI Jawa - Timur tetap harus berdedikasi yang tinggi dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT ) KAI Ke-11," ucapnya.
Masih menurut Adv. Rizal Haliman SH MH CIL , dalam perjalanan sejarah KAI sudah 11 tahun sejak didirikan oleh Prof. Dr. Adnan Buyung Nasution dan saat inilah telah i mengalami perubahan yang sangat signifikan sebagai Organisasi Advokat yang mengikuti perkembangan digitalisasi.
Untuk rencana perhelatan HUT KAI Ke-XI , Kamis besok (30/5/2019) , merupakan perhelatan dalam rangka menghormati hari bersejarah perjalanan Advokat Indonesia yang Pertama Kali mengadakan Kongres bagi Advokat Indonesia, bahwa dengan Kongres rekan-rekan Advokat Indonesia dapat menyampaikan aspirasinya untuk membangun Advokat berintegritas dan bermoralitas tinggi , dalam wadah Organisasi Kongres Advokat Indonesia yang tetap mengedepankan multi organsiasi.
Dengan harapan bebas berserikat dan berorganisasi dengan mengikuti gerak langkah maju perkembangan jaman dan saling berpacu untuk memajukan organisasinya masing-masing dan membantuk pribadi advokat yang kredibel dan akuntabel serta bermoral dalam berprofesi dan berorganisasi.
Ditambahkannya, meskipun anggota DPD KAI Jatim saat ini hanya berjumlah 431 anggota yang tersebar di 25 DPC di kabupaten/kota di Jatim. Mereka saat ini patut diapresiasi mempunyai kwalitas tinggi dalam berprofesi sebagai advokat. (ded)

0 komentar:
Posting Komentar