Dr Ronald ST MM, Edho & Erwin
UPH Festival 2019
SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Seiring perkembangan jaman, banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia, yang memberikan pengaruh positif maupun negatif kepada semua golongan masyarakat terutama anak muda.
Pengaruh positif yang terlihat pada generasi muda adalah menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam berbagai bidang, selain itu pertukaran dan akulturasi
budaya terjadi dalam budaya tradisional Indonesia.
Di lain pihak, dampak negatif terlihat dalam selera generasi muda yang lebih menyukai budaya maupun produk buatan negara lain, sehingga mulai melupakan budaya tradisional Indonesia (lagu-lagu dareah, tarian daerah).
Dr Ronald ST MM, Execuitvive Director & Associate Dean UPH Kampus Surabaya menyatakan, berangkat dari pergumulan tersebut, UPH Kampus Surabaya berusaha untuk mengarahkan generasi muda untuk tidak melupakan budaya tradisional Indonesia melalui kegiatan UPH Festival 2019.
"UPH Festival sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan UPH
dalam rangka menyambut mahasiswa baru," ucapnya.
Menurut Dr Ronald ST MM, penyambutan mahasiswa baru tidak lagi dilakukan melalui kegiatan ospek yang mengarah pada perploncoan, melainkan disebut sebagai festival, yang diisi dengan seminar, pengenalan kampus, fun games, dan ditutup dengan pentas seni dan talk show.
UPH Festival juga menjadi ajang bagi UPH untuk berbagi kegembiraan dengan masyarakat luas, khususnya kaum muda di Surabaya. Tahun ini, penutupan UPH Festival diadakan pada tanggal 17 Agustus 2019, bertepatan dengan HUT
ke-74 Republik Indonesia.
Oleh karena itu, pentas seni pada acara penutupan UPH Festival
mengangkat tema “Budaya Nusantara”. Berlangsung di Atrium City of Tomorrow (CITO) Mall Surabaya, UPH mempersembahkan pentas seni yang menampilkan berbagai budaya tradisional, seperti: Tarian Toraja, Tarian NTT, lagu-lagu daerah dan masih banyak lagi.
Ditambahkan Erwin, pihaknya mengundang bintang tamu untuk menginspriasi para mahasiswa UPH supaya punya semangat maju.
Kali ini, mengundang Edho Zell--Youth Influencer yang bergerak di bidang industri kreatif--mengatakan , lewat postingan di youtube maupun di instagram yang memiliki konten family akan menginspirasi anak muda dan membuka wawasan mereka
tentang industri kreatif.
"Bekerja tidak harus di kantor dan anak muda mampu menciptakan kreativitas sendiri. Pengetahuan ini yang dibagikan pada mahasiswa, " cetusnya.
Sementara itu, Edho mengungkapkan, apa yang dirinya sharing pada anak muda bisa bermanfaat dan mahasiswa sekarang harus bisa mengikuti perkembangan informasi yang makin cepat.
"Dunia digital tidak terbatas dan kita bisa menjadi apapun," katanya.
Kehadiran bintang tamu, yaitu Han Yoo Ra dan Edho Zell, melalui kegiatan Talk Show. Han Yoo Ra dan Edho Zell adalah Youth Influencer yang bergerak di bidang industri kreatif.
Keduanya merupakan YouTubers yang mengunggah banyak video dengan konten positif yang dinikmati oleh kalangan muda, masing-masing dengan tema dan keunikannya sendiri.
Selain YouTubers, masing-masing juga memiliki kesibukan baik di acara televisi,
media sosial, maupun kegiatan sosial yang mereka lakukan di masyarakat. Melalui sharing dan tanya jawab bersama mahasiswa, diharapkan keduanya dapat memberikan inspirasi dan pengaruh positif untuk anak muda, khususnya mahasiswa baru UPH Kampus Surabaya. (ded)
UPH Festival 2019
SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Seiring perkembangan jaman, banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia, yang memberikan pengaruh positif maupun negatif kepada semua golongan masyarakat terutama anak muda.
Pengaruh positif yang terlihat pada generasi muda adalah menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam berbagai bidang, selain itu pertukaran dan akulturasi
budaya terjadi dalam budaya tradisional Indonesia.
Di lain pihak, dampak negatif terlihat dalam selera generasi muda yang lebih menyukai budaya maupun produk buatan negara lain, sehingga mulai melupakan budaya tradisional Indonesia (lagu-lagu dareah, tarian daerah).
Dr Ronald ST MM, Execuitvive Director & Associate Dean UPH Kampus Surabaya menyatakan, berangkat dari pergumulan tersebut, UPH Kampus Surabaya berusaha untuk mengarahkan generasi muda untuk tidak melupakan budaya tradisional Indonesia melalui kegiatan UPH Festival 2019.
"UPH Festival sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan UPH
dalam rangka menyambut mahasiswa baru," ucapnya.
Menurut Dr Ronald ST MM, penyambutan mahasiswa baru tidak lagi dilakukan melalui kegiatan ospek yang mengarah pada perploncoan, melainkan disebut sebagai festival, yang diisi dengan seminar, pengenalan kampus, fun games, dan ditutup dengan pentas seni dan talk show.
UPH Festival juga menjadi ajang bagi UPH untuk berbagi kegembiraan dengan masyarakat luas, khususnya kaum muda di Surabaya. Tahun ini, penutupan UPH Festival diadakan pada tanggal 17 Agustus 2019, bertepatan dengan HUT
ke-74 Republik Indonesia.
Oleh karena itu, pentas seni pada acara penutupan UPH Festival
mengangkat tema “Budaya Nusantara”. Berlangsung di Atrium City of Tomorrow (CITO) Mall Surabaya, UPH mempersembahkan pentas seni yang menampilkan berbagai budaya tradisional, seperti: Tarian Toraja, Tarian NTT, lagu-lagu daerah dan masih banyak lagi.
Ditambahkan Erwin, pihaknya mengundang bintang tamu untuk menginspriasi para mahasiswa UPH supaya punya semangat maju.
Kali ini, mengundang Edho Zell--Youth Influencer yang bergerak di bidang industri kreatif--mengatakan , lewat postingan di youtube maupun di instagram yang memiliki konten family akan menginspirasi anak muda dan membuka wawasan mereka
tentang industri kreatif.
"Bekerja tidak harus di kantor dan anak muda mampu menciptakan kreativitas sendiri. Pengetahuan ini yang dibagikan pada mahasiswa, " cetusnya.
Sementara itu, Edho mengungkapkan, apa yang dirinya sharing pada anak muda bisa bermanfaat dan mahasiswa sekarang harus bisa mengikuti perkembangan informasi yang makin cepat.
"Dunia digital tidak terbatas dan kita bisa menjadi apapun," katanya.
Kehadiran bintang tamu, yaitu Han Yoo Ra dan Edho Zell, melalui kegiatan Talk Show. Han Yoo Ra dan Edho Zell adalah Youth Influencer yang bergerak di bidang industri kreatif.
Keduanya merupakan YouTubers yang mengunggah banyak video dengan konten positif yang dinikmati oleh kalangan muda, masing-masing dengan tema dan keunikannya sendiri.
Selain YouTubers, masing-masing juga memiliki kesibukan baik di acara televisi,
media sosial, maupun kegiatan sosial yang mereka lakukan di masyarakat. Melalui sharing dan tanya jawab bersama mahasiswa, diharapkan keduanya dapat memberikan inspirasi dan pengaruh positif untuk anak muda, khususnya mahasiswa baru UPH Kampus Surabaya. (ded)


0 komentar:
Posting Komentar