SURABAYA (mediasurabayarek.net)
– Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui
perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan
Gizi (SPPG) di Kota Surabaya.
Kehadiran Program
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai penting untuk memastikan para petugas
dapat bekerja secara optimal dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Langkah tersebut menjadi
bagian dari kolaborasi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya
manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikan dalam kegiatan
penandatanganan Perjanjian Teknis Operasional Jaminan Kesehatan bagi Tenaga Relawan
SPPG di Surabaya, Senin (11/5/2026).
Kepala SPPG Kecamatan Jambangan
Kota Surabaya, Miftahul Huda menyampaikan, bahwa Kerjasama antara Yayasan dan
BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis dalam memberikan perlindungan kepada
para relawan yang terlibat dalam program MBG.
“Petugas SPPG memiliki peran
penting dalam mendukung keberhasilan program MBG, mulai dari proses pengolahan,
distribusi, hingga memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan
keamanan pangan. Untuk itu, adanya Kerjasama antara Yayasan dan BPJS Kesehatan
merupakan langkah awal yang baik,” ujar Huda.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoodinasi dengan Yayasan setempat terkait pendataan dan pendaftaran relawan belum terlindungi program JKN.
“Kita tidak pernah tahu
kondisi di masa mendatang, karena sakit dapat terjadi kapan saja. Melalui JKN
aktif dalat menambah rasa aman bagi seluruh relawan agar tidak mengalami kendala
saat mengakses layanan kesehatan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan
Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Wajak, Siti Muchoyarotus Saadah, menegaskan
komitmennya untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif, sehingga layanan
kesehatan dapat diakses tanpa hambatan saat dibutuhkan.
“Kami berkomitmen untuk memenuhi hak perlindungan jaminan kesehatan bagi para relawan dan tenaga pelaksana program. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja serta menjaga keberlangsungan pelayanan MBG kepada masyarakat,” kata Siti.
Di sisi lain, PPS Kepala
BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Chohari, menjelaskan bahwa program MBG dan
program JKN merupakan bagian dari program hasil terbaik cepat dalam misi Asta Cita
Presiden.
Untuk itu, BPJS
kesehatan berkomitmen memastikan seluruh pelaksana program strategis nasional
mendapatkan perlindungan kesehatan melalui program JKN.
“Lewat kolaborasi ini
kami ingin memastikan relawan dan tenaga SPPG mendapatan perlindungan kesehatan
melalui Program JKN. Kogrmi juga berupaya agar dengan kepesertaan JKN yang
aktif, tidak ada kendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan,” cetus
Chohari.
Keberhasilan program MBG
tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat.
Tetapi juga kesiapan dan kondisi kesehatan para petugas di lapangan.
Karena itu, BPJS Kesehatan
mengapresiasi keterlibatan Yayasan dalam mendukung perluasan cakupan kepesertaan
program JKN bagi relawan SPPG di Surabaya. (ded)


0 komentar:
Posting Komentar