728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 07 Maret 2023

    Ada Surat Perdamaian Hingga Pra -RJ , Konsentrasi Pada Pengobatan dan Santunan Para Korban

     





    SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Kini tibalah saatnya memasuki agenda pemeriksaan  tiga terdakwa,  yakni  Direktur Utama Kenpark, Soetiadji Yudho, General Manager Kenpark ,Paul Stepen dan Manager Operasional Kenpark, Subandi, yang tersandung dugaan perkara ambrolnya perosotan Kenjeran Water Park (Kenpark) Surabaya.

    Agenda pemeriksaan terdakwa ini digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) SUrabaya, Senin (6/3/2022), yang dipimpin Hakim Ketua Taufan Mandala SH, MH.

    Nah setelah Hakim Ketua Taufan SH MH membuka sidang terbuka untuk umum , langsung mempersilahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Uwais dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya, bertanya pada para terdakwa.

    JPU Uwias bertanya pada Paul Stepen mengenai apakah water slide Kenpak sudah memiliki SOP ?

    "Kenpark sudah memiliki SOP sejak tahun 2013 dan diperbaharui. Ijin Kenpark lengkap, termasuk Sertifikat Layak Usaha dan lainnya," jawab Paul.

    Kembali JPU Uwais SH bertanya pada Paul, saat kejadian ambrolnya seluncuran, tolong saudara jelaskan ?

    "Ketika kejadian, saya dan Subandi ada di sana (lokasi kejadian). Sekitar jam 1 mendapatkan telepon, bahwa water slide ambrol.  Ada 17 orang korban yang mengalami memar, luka, sampai patah tulang.  Pihak manajemen bertanggungjawb secara moral, semua pengobatan dan rawat jalan dan santunan ditanggung semuanya.,"jawab Paul.

    Dijelaskan Paul, ada surat permohonan maaf dari manajemen Kenpark kepada para korban.

    Kini giliran  Penasehat Hukum (PH) terdakwa, yakni Ronald Napitupulu SH bertanya pada terdakwa Paul, mengenai apakah setiap hari melaporkan kejadian di Kenpark pada direksi ?

    "Tiap hari laporan ke direksi, khususnya mengenai jumlah pengunjung , juga ketika ada event besar dan kejadian. Bahkan saya selalu kontrol keliling water slide setiap hari sampai gudang," jawab Paul.

    Menurut Paul, sampai saat ini belum ada teguran dari Disnaker kepada manajemen PT Granting Jaya--pengelola Kenpark. Dan terkait ambrolnya seluncuran, sudah ada surat perdamaian sampai Pra RJ (Restorice Justice) di Kejaksaan.

    Waktu itu, hadir para korban, tokoh masyarakat dan manajemen Kenpark. Prinsipnya, mereka setuju berdamai dan tidak menuntut perkara ini. Dalam pertemuan itu, ketiga terdakwa juga hadir pula. 

    Ditambahkan terdakwa Soetiadji Yudho, struktur bangunan water slider dikontrol setiap bulan dan dilakukan maintenance rutin tiap hari. Water slide adalah wahana yang tidak ada elektrik dan mekaniknya.

    "Ijin bangunan dari Pemkot dan ijin operasional dari BKPM pusat. Selama ini tidak ada panggilan dan teguran dari dinas-dinas terkait," katanya.

    Diungkapkan Soetiadji Yudho, pihaknya 100 persen konsentrasi pada para korban berapapun biaya yang diperlukan akan dipenuhi oleh manajemen perusahaan. Selain pengobatan dan santunan. 

    Atas kejadian itu, Jaksa mendakwa ketiga terdakwa dengan Pasal 8 ayat (1) huruf a juncto Pasal 62 ayat (1) UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  (ded)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ada Surat Perdamaian Hingga Pra -RJ , Konsentrasi Pada Pengobatan dan Santunan Para Korban Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas