SURABAYA (mediasurabayarek.com) - Relawan Machfud Arifin Arek Suroboyo ( REMAAS) mengundang Bagiyon MA, selaku Direktur Relawan Pemenangan Machfud Arifin (MA) - Mujiaman untuk memberikan pembekalan dan pemantapan para relawan untuk pemenangan MA di BG Junction Mall L1 Vitu Hall, Surabaya, Selasa (29/9/20202).
Ketua REMAAS , Yayuk Sri Wahyuningsih ST menyatakan, program-program REMAAS tidak boleh salah sasaran dan salah target, fokus pada pemenangan MA-Mujiaman.
"Kami mengadakan pembekalan pada Korkel, korcam untuk pemenangan MA-Mujiaman. Program- program yang kita sampaikan bukan pada fasilitas pendukungan, namun fokus pada pemenangan MA. Bukan karena beras mruah, menghilangkan suara MA," ucapnya.
Dijelaskan Yayuk, tujuan utam adalah memenangkan MA-Mujiaman. Acara hari ini, mestinya dihadiri 185 orang. Namun, mengingat tempat tidak memenuhi, dan yang hadir lebih dari 100 orang.
"Hari ini solidkan barisan relawan. Jangan sampai terprovokasi. REMAAS sebagai garda terdepan untuk menjaga suara MA dan Mujiaman dan fokus untuk pemenangan MA," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Relawan Pemenangan Machfud Arifin (MA), Bagiyon MA mengatakan, acara kali ini sifatnya koordinasi, sekaligus konsolidasi dari tim relaawan REMAAS untuk pemenangan MA-Mujiaman.
"Kini sudah mendekati 72 hari ke depan, Tak lagi mensosialisasikan MA, tetapi mulai untuk menggaet masyarakat untuk memilih MA-Mujiaman. Mengajak pemilik tradisional dan rasional untuk memilih dan menjadikan suara MA," tuturnya.
Ada 8 parpol yang turun ke bawah dan mengajak kader- kader dari relawan REMAAS, juga relawan-relawan lainnya untuk mempengaruhi masyarakat pemilih yang mengambang dan KTP-nya masih 17 tahun. Di Surabaya , masih ada kader merah yang berpotensi mengajak dan memilih MA nantinya.
"Kita akan turunkan tim khusus menggali tokoh tokoh yang direkrut dan harus ekstra hati-hati dan harus terverifikasi dengan baik. Bukan tambah suara, malah menggerogoti suara MA. Bergese dari merah ke pelangi. Akan diterjunkan beberapa tim dan perlu pendekatan semuanya. Tm relawan strategis masuk ke kandang mereka. Kami berusaha mendapatkan 70 persen suara," katanya.
Menurut Bagiyon, MA yang didukung 8 partai politik tidak cukup di lapangan, namun dukungan relawan akan melapisi dan menutup kekurangan partai. "Kita akan berusaha menang dan meraih 70 persen suara. Kita harus makin solid, mengingat waktu pemilihan wali kota (Pilwali) Surabaya kurang 72 hari," tuturnya.
Para calon pemilih tradisional dan rasional yang potensial akan bisa menyumbangkan suara MA.
Dalam kesempatan itu, Bagiyon MA juga memaparkan sosok Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Mujiaman, mantan Dirut PDAM Surabaya. " Pak Mujiaman itu orang hebat. Sambungan pipa PDAM sudah 98 persen sekarang ini. Dulu, PDAM seringkali mampet, sekarang tidak dan sudah lancar," jelasnya.
Kini, aset PDAM Surabaya mencapai Rp 2,2 triliun dan pendapatan sebesar Rp 400 miliar. Oleh karena itulah, harus memilih MA dan Mujiaman yang akan membuat Surabaya menjadi lebih baik.
"Kita harus menang bermartabat dan berusaha menang 70 persen, agar tidak ada yang menggugat. Kalau menang selisih 3 persen ada yang menggugat," kilahnya.
Ditambahkan Bagiyon, pasangan MA-Mujiaman mendapatkan dukungan 150 advokat untuk menjadikan Surabaya lebih baik. Contohnya, Pasar Turi yang menampung 11 ribu pedagang dan telah tertidur selama 13 tahun akan dihidupkan lagi.
Untuk tempat penampungan pedagang sementara selama 13 tahun di sekitar Pasar Turi, akan dikembalikan fungsinya sebagai jalan raya. Begitu pula dengan Pasar Tunjungan depan Tunjungan Plaza (milik Pakuwon Djati), kalau dibangun untuk sentra bisnis para Pedagang Kaki Lima (PKL)dan para Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) akan lebih baik lagi.
Apalagi mengingat Surabaya memiliki APBD sebesar Rp 10,3 triliun, memiliki potensi untuk membangun dan menjadikan Surabaya menjadi lebih baik lagi (ded).


0 komentar:
Posting Komentar