728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 13 Agustus 2022

    Sunah, Istri Mas Bechi : "Saya Yakin Tidak Pernah Terjadi Pemerkosaan. Mas Bechi Jadi Korban dan Namanya Dicemarkan"

     



    SURABAYA (mediasurabayarek.com)  -  Menjelang sidang offline terdakwa Moch Subkhi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi  yang akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (15/8/2022).

    Dzurotul Massunah,  istri dari Mas Bechi muncul dan memberikan tanggapannya atas merebaknya pemberitaan miring , yang dilansir oleh sejumlah media massa, baik online, cetak dan elektronik.

    Kali pertama di hadapan sejumlah media massa, perempuan berjibab ini merasa  sudah  tiba waktunya dia muncul dan memberikan tanggapannya seputar kronologis dan pemicu sampai suaminya dijerat pasal pemerkosaan.

    Perempuan yang biasa dipanggil Mbak Sunah ini, menyatakan alasannya tidak buka suara, karena masih  fokus untuk mempersiapkan kelahiran buah hati ke empat. Juga disibukkan merawat anak-anaknya dan berusaha memberikan pengertian pada anak-anaknya dari pemberitaan media massa. 

    Selalu terlontar dari mulut anak-anaknya dan bertanya pada sang ibu, "Kapan Abah (Mas Bechi) pulang ke rumah ?. Ini membuat perasaan sang ibu, makin sedih saja.

    “Kini, kami harus berbicara, sebab hal ini  menyangkut keadilan suami saya. Kenapa baru saat ini saya bicara ke media, karena saya baru melahirkan anak ke empata pada 1,5 bulan lalu. Sebelumnya fokus menjaga kandungan saya,” ucap  Sunah didampingi Penasehat Hukum (PH), I Gde Pasek SH  ketika  konferensi pers di Hotel Ibis Surabaya Tidar, Surabaya, Jumat (12/8/2022) siang.

    Tak dipungkiri lagi, perihal santernya  pemberitaan yang beredar di sejumlah media massa, ia mengaku sedih. Bagi Sunah, berita dan narasi yang beredar seolah-olah menjadi penghakiman opini publik.

    “(Jujur) Saya  cemas, karena bisa saja sewaktu-waktu dibaca anak-anak saya terkait Abahnya. Akhirnya mereka tanya kenapa abah ada di TV dan Youtube, itu yang menjadi beban mereka dan saya. Padahal berita-berita tersebut kan hasil fitnah yang sangat keji. Saya yang paling tahu tentang permasalahan ini,” tegasnya.

    Sunah tahu betul perihal korban yang selalu senang dan mendekati suaminya, Mas Bechi. Korban seringkali memanggil sayang dan foto selfie.

    “Saya lihat sendiri chatingan itu,  meski mereka semua tahu Mas Bechi punya istri dan anak, karena Mas Bechi ini orang yang sangat baik dan dermawan, tanpa pernah lihat status sosial orang," katanya.

    Oleh sebab itulah, banyak perempuan yang salah mengartikan sikapnya tersebut. 

    "Adanya fakta-fakta itu , saya yakin tidak pernah terjadi pemerkosaan. Justru saya dan keluarga, terutama Mas Bechi menjadi korban, namanya dicemarkan,”  bebernya.

    Gara-gara akibat maraknya pemberitaan di sejumlah media massa itulah, berdampak pada kondisi psikis ketiga buah hatinya yang sudah mulai mengerti. Begitu juga rumah tangga dan rutinitas hariannya.

    “(Akibatnya) kondisi keluarga dan aktivitas saya jelas terganggu, saya menghandle pekerjaan, dan waktu keluarga kami tersita. Kenapa menghandle? ibarat kapal, kapal ini mau dibawa ke mana ? Nah itu ditangan mas Bechi dan itu yang saya rasakan sendiri,”  cetusnya seraya menangis, tidak kuasa menahan kesedihan dan derita yang dialaminya selama ini.

    Sunah meyakini, permasalahan yang dialami suaminya bukan murni kasus pemerkosaan. Ada  hal terselubung yang diinginkan oleh sekelompok orang tertentu. 

    “(Diketahi) Semenjak dulu,  di internal kita ada gerombolan tertentu bolak-balik memfitnah Mas Bechi hingga saat ini,” ungkapnya.

    “(Sudah) tidak terhitung lagi, bukan  satu atau dua kali saja. Tetapi, kali ini mereka masukkan ke media massa. Hal ini  membuat keluarga marah. Apalagi berita di media nassa cenderung negatif sekali pada Mas Bechi,” imbuhnya.

    Selama ini, kata Sunah, banyak masyarakat yang belum tahu sisi baik dari suaminya. Bahkan,  ada banyak kebaikan yang tak disebarkan ke masyarakat luas.

    “Mas Bechi  membangun rumah layak huni, membangun masjid, hingga memfasilitasi pengobatan masyarakat kurang mampu. Termasuk membiayai operasi, tapi memang tidak ada niatan untuk nengumbar ke teman-teman media. Tetapi akibat fitnahan in,i suami saya dibawa ke pengadilan untuk tuduhan yang sama sekali tidak dia lakukan,” ungkapnya.

    Dijelaskan Sunah, sebagian orang hanya tahu perkara Mas Bechi dari segi pemberitaan di sejumlah media massa saja. Korban adalah pelakor yang gagal mendekati suaminya. Bahkan, bekerja sama dengan orang lain untuk membawa kasus pribadi itu ke ranah hukum, hingga sampai ke Pengadilan.

    Diakui Sunah , sebagai istri dan ibu dari  4 anak, ia merasa susah. Bahkan, beban hidup dan menjalani hari-hari sendiri ,tanpa  didampingi Mas Bechi di sisinya.

    “(Hingga saat ini) Saya sudah menikah selama 10 tahun dan  tidak pernah berpisah. Di situasi sekarang anak-anak selalu tanya abah dimana, kemana dan kapan pulang, saya ingin jemput abah. Perasaan saya itu hancur. Saya sangat berharap suami saya bisa pulang karena memang dia tak bersalah dan tidak melakukan tuduhan yang dituduhkan,” tukasnya.

    Sunah mengaku sangat tahu tentang bagaimana keseharian sikap suaminya itu. Ia hanya berharap dan ingin Mas Bechi pulang.

    “(Jujur) Saya dan anak-anak butuh dia, termasuk teman-teman di perusahaan dan organisasi butuh dia, karena dia memimpin kami. Fitnahan ini keji sekali ya, tidak pernah ada dan tidak pernah melakukan pencabulan, karena kasus ini fitnah dan rekayasa. Biar lah Allah yang membuka kebenaran pada waktunya,” tandas didampingi Penasehat Hukum (PH), I Gde Pasek SH.

    Nah ketika  ditanya siapa gerombolan yang dimaksud tersebut, dan apakah memiliki pertalian saudara dengan Mas Bechi atau dirinya ?

    Sunah menjawab,  bahwa gerombolan tersebut adalah 'mantan keluarga'. (tim/ded/kus)

    • Blogger
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sunah, Istri Mas Bechi : "Saya Yakin Tidak Pernah Terjadi Pemerkosaan. Mas Bechi Jadi Korban dan Namanya Dicemarkan" Rating: 5 Reviewed By: Media Surabaya Rek
    Ke Atas